Aku tak meminta kamu untuk mengerti dengan akhirnya aku yang pergi. Aku pun muak dengan diri sendiri.
Aku terlalu banyak berbagi tentang hal yang tak seharusnya kau ketahui. Percayalah, aku tak kecewa sama sekali dengan fakta bahwa kita pernah berbagi, aku akan menyimpan kisahmu dengan baik, kalau kau melakukan hal yang sama aku akan sungguh berterima kasih.
Untuk meninggalkan dan mengurangi banyak beban, pikiran ini sudah bersarang berbulan-bulan. Selama ini banyak yang tak mengutarakan bahwa aku adalah beban, bahwa hadirku tak begitu diinginkan— dibutuhkan. Maka dengan berdasar kesadaran diri, aku beranjak dan memastikan diri bahwa aku tak butuh lagi untuk dimengerti.
Kamu, dia, mereka.
Siapa selanjutnya? Aku memilih tak memiliki siapa-siapa, daripada harus berbagi percaya dan harapan berubah kecewa. Cukup. Sudah terlalu banyak yang menderita, sudah terlalu banyak yang kuberi kecewa dan luka. Sedikit banyaknya kamu mengerti, semoga akhirnya bisa menerima.
Pertemanan dan hubungan yang pernah ada. Tawa dan cerita yang pernah masuk dalam telinga. Waktu dan nestapa yang tak ada duanya. Tak ada yang tak berarti, meski berkali aku bersangkal.
Ini, sampai di sini. Semoga bahagia selalu menyertai.
Nanti kita akan bertemu lagi, mungkin. Disaat kau bahagia dan aku juga. Kita akan tersenyum tanpa sapaan. Lalu berlalu seperti tidak terjadi apa-apa.
Mari diam, dan sama-sama saling melupakan.
(credits to the writer)
Monday, May 13, 2019
Friday, April 19, 2019
Surat sederhana untuk Papa.
papa.. apakabar?
aku harap papa selalu bahagia.
papa.. aku senang..
papa tetap terlihat sehat di usia papa yang sudah menginjak 55 tahun.
namun, aku tidak pernah mengetahui apa perasaan papa.
aku tidak selalu tahu apa yang papa inginkan, butuhkan.
papa tetap terlihat sehat di usia papa yang sudah menginjak 55 tahun.
namun, aku tidak pernah mengetahui apa perasaan papa.
aku tidak selalu tahu apa yang papa inginkan, butuhkan.
penyakit yang menimpa papa selama hampir 5 tahun ini membuat papa hanya terbaring lemah, kadang papa bersuara, kalau papa ingin diperhatikan pintanya.. tapi tidak lebih dari itu..
papa, aku rindu.
aku rindu diperhatikan seperti dulu. aku rindu saat-saat bahagia bersama mu, dan kita semua lengkap.
pa, aku rindu.
rindu engkau bermain gitar, piano dan menyanyikan lagu anakku na burju, boru panggoaran dan mengelus kepalaku.
papa, aku rindu.
rindu perasaan bahagia tak terhingga saat melihat wajahmu yang menjemput ku atau perasaan aman saat kau antar aku. maklum ya pa, anak perempuan mu ini sudah mandiri dr dulu. ada perasaan senang saat diperhatikan.
papa aku rindu...
nasihat dan kehadiranmu di saat-saat terendah dalam hidupku. pun disaat aku sangat bahagia. tapi sekarang tidak bisa lagi... tidak apa-apa pah. aku harus tetap mengucap syukur.
papa, sekarang suasana rumah sedikit berbeda.
aku sudah dewasa tapi aku tetap ingin jadi gadis kecil papa yang selalu dimanja.
maaf ya pa, kalau aku pernah menyakiti hatimu.. atau permintaan ku terlalu banyak sehingga kau lelah bekerja.
papa, aku sedang tidak baik-baik saja.
aku sedih tapi aku tidak tahu aku kenapa.
aku lelah tapi aku harus tetap berjuang.
demi cita-cita. demi masa depanku. demi membanggakan dirimu.
papa.. maafkan aku jika sampai saat ini aku masih sering keras kepala, banyak permintaan bahkan sering lupa menanyakan kabarmu.
tapi satu hal yang pasti,
aku bersyukur kepada Tuhan karena memiliki orangtua terbaik sepertimu.
aku akan selalu mendoakan mu.. sampai Tuhan menjawab doa dan harapan keluarga kita.
Saturday, February 9, 2019
2019.
dear myself,
you need to believe in yourself. dream without fear and open yourself more to the endless opportunities that lie in this world. i want you to spread love to people around you, and always.. have faith. open your heart even though you’re afraid of getting hurt. i want you to read 100 books this year, and spend your money wisely. buy yourself a thing with your own money. go on vacation with money that you save. i want you to love your family more, contact them everyday eventhough they’re not asking how you’ve been. i want you to not procrastinating again and be more productive.
stay healthy and always grateful.
cheers to 2019. ♥️
Subscribe to:
Comments (Atom)